Sekilas tentang perjalanan hidup saya (part.1)

Hidup ini memang Keras, ya itulah gambaran yang sering dirasakan banyak orang. Saya pun merasakan hal yang sama.

Saya dilahirkan dari keluarga yang biasa-biasa saja. Sejak Kecil, saya hampir tidak pernah tinggal bareng bersama bapak kandung saya. Saya tidak begitu mengerti apa permasalahan mereka sehingga mereka (ibu dan bapak) hidup terpisah.

Secara langsung, hal itu berdampak dengan kehidupan saya sendiri. Saya tidak pernah merasakan hidup dengan kasih sayang seorang bapak.

Ketika bapak meninggal saat saya kelas 1 SMP, saya bahkan hampir tidak merasakan sedih apa pun. Tapi saat saya melihat langsung wajah nya di peti mati, Air mata saya terus menerus menetes.

Ternyata saya begitu sedih, yang saya sedih kan adalah saya tidak pernah dan tidak akan pernah merasakan kasih sayang itu.

Tapi dari situ, saya merasakan hidup ini begitu keras. Hanya Ibu saya seorang yang membiayai seluruh kehidupan saya dan abang saya.

Mulai sejak saat itu, saya selalu memberikan yang terbaik. Saat SMP saya menjadi juara satu di kelas, saya pun masuk ke SMA Pangudi Luhur van Lith dengan biaya yang sangat murah.

Setelah Lulus SMA, saya lulus jurusan akuntansi – UGM melalui jalur SPMB. Saya cukup berbangga saat itu, karena hanya 20 orang saja yang diambil dari jalur SPMB.

Tapi, beberapa hari kemudian, saya juga lulus di STAN – Akuntansi juga.

Padahal saya kan anak IPA, tapi lulusnya di jurusan IPS semua.. :)

Setelah melakukan pemikiran yang sangat panjang, Akhirnya Saya memutuskan untuk memilih STAN sebagai tempat kuliah saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: